Senin, 02 Mei 2011

Tentang pemekaran kerinci

2010/7/9 Akmal menulis :

Bung Syamsul,

Dendam Kelompok….???? kelompok yang mana yg kayo maksud…???

Andai pemekaran ini merupakan pilihan berganda….. maka dia masuk kedapalam opsi pilihan D alias pilihan terakhir.

Boro-boro mau referendum…. rakyat dah capek, rakyat gak minta muluk2… rakyat gak peduli mau masuk provinsi mana, yang penting bg mereka bisa makan dan hasil pertanian mereka bisa terbawa ke luar untuk dijual…., syukur aja sekarang jalan ke arah MaLabuh bagus jadi gak ada masalah….

Sebenarnya yang jadi masalah sejak dulu kita menganggap diberlakukan selaku anak tiri hanya ” Soal Jalan”, soal yg lain seperti politik bung Syamsul lebih tahu… hehe
Bayangkan waktu tempuh Kerinci-Jambi 9-12 Jam…… ini sama aja dengan waktu tempuh Jogja-Surabaya atau Jogja-Bandung bahkan mungkin Jogja-Jakarta. Jadi wajar aja dulu pak Murasman gak mau rapat ke Jambi dengan alasan waktu tempuh lamo nian dan litak uey… hehe…
Jauhnya jarak Kerinci ke Jambi kadang tidak diambil pusing oleh sebagian masyarakat…. toch mereka juga jarang ke Jambi, hidup terkungkung dalam Tempurung Kerinci sudah cukup lah….. :) :D

Saya tidak menyalahkan Prov Jambi dengan keadaan Kerinci Sekarang….
Kerinci seperti ini ya akibat Ulah Uhang Kito lah….. yo lah Pemerintahnyo, yo lah DPRD dan wakil kito di DPR Pusat.
Silakan tanyo ke mereka-mereka tersebut……

Salam
Akmal

2010/7/9 Syamsul Bahri

Menurut saya “jangan bertindak kolektif atas dendam kelompok, berfikir dengan penuh perhitungan, perencanaan yang jelas, adakan referendum dengan masyarakat, bahkan termasuk kemungkinan dengan Kab Solsel, Pss Selatan (Tapan Indrapura), Muko2, kalau hanya sebuah tuntutan keadilan politik dan keadilan ekonomi, seyogyannya disuarakan oleh masyarakat melalui Anggota dewan Dapil Kerinci dan Koa Sungaipenuh di DPRD Prop sebanyak 5 orang, hal ini saya sampaikan bahwa indikasi moratorium pemekaran di tk pusat sangat kental, disamping untuk memecah Pss Selatan menjadi 2 yaitu Kab Tapan Indra Pura dan Pesisir selatan itu sangat sulit,( jika keiinginan DPRD 5 Kab/kota berkeinginan untuk berwacana dan mewjudkan Prop Puncak Andalas betul murni atau tidak atau hanya sakit hati sesaat)
Dari: Akmal
Kepada: Kerinci-net

Terkirim: Kam, 8 Juli, 2010 19:50:37
Judul: Re: [Kerinci-net] Tanggapan Akmal —> Pemprov Jambi Cuekin Kerinci
Mmd MM & Wo Zahary,
Tulisan kmrn memang membuat kamai ngan mudo bermuka tuo ini sedikit gregetan kato uhang minin… hehehe
Keadaan Kinci sekarang membuat kito bertanya2… . sebenarnya apa yang terjadi dengan kincai…??
Ketidakpuasan melihat kondisi kerinci membuat kita sangat gampang menyalahkan sang Ibu (prov)… dan sangat mudah kita membandingkan dengan kondisi disaat kita diasuh oleh ibu yang lain…. hmm…
Sekarang ini saatnyo Uhang Kincai intropeksi diri….
Saatnyo uhang cerdik pande yang tergabung dalam MPK atau apolah namonya mulai mimikirkan kincai….
Sebenarnya mau mulai dari mana kita akan membangun kincai….??
Saatnyo kito bertanya… sebenarnya sudah sejauh mana pemimpin kita berusaha memikirkan dan melaksanakan. ..???
Sudah sejauh mana dan apa saja yang telah dilakukan oleh Anggota DPR terhormat seperti AT dan yang lain untuk Kemajuan Kincai….
Jika kita sepakat uhang Kincai LEMAH dalam LOBI…. maka boleh kita pertanyakan apo bae gawe anggota DPRD dan DPR yang berasal dari KINCAI selamo ini….????
Mengenai Pemekaran,
Mengutip sair sebuah lagu… Bukan Perpisahan yang kami Harapkan….
Tapi kebersamaan yang seutuhnya lah yang kito harapkan….
Bukan memisah diri intinya… tapi kepedulian yang di atas ke bawahlah tujuannya… .
Salam
Akmal
2010/7/8 S Zahary

Ass www
Membicarakan pembentukan provinsi baru tidak semudah membalik telapak tangan ada beberapa tahap yang perlu kita perhatikan jangan sampai masyarakat terpecah belah ada yang pro dan ada yang kontra dengan ide pembentukan provinsi baru ( hang kincai lah mlek politik)
Pertama adalah latar belakang kenapa kita harus membentuk propinsi baru perlu di kaji dengan teliti
Kedua attention , Mengarahkan merancang menumbuhkan minat masyarakat atau tokoh-tokoh masyarakat terhadap provinsi baru ,apa benefit atau keuntungan bagi masyarakat Kerinci bila terbentuk provinsi baru yang didukung oleh fakta-fakta yang akan terjadi,perlu sosialisasi dengan matang
Ke tiga , Objectif apa yang ingin kita capai dengan pembentukan provinsi baru
Ke empat :Waktu ,kalau bicara waktu kita perlu time schedule yang jelas tahap-tahap untuk mencapai objectif dan siapa yang bertanggung jawab.
Kalau ini sudah bisa kita diskusikan ,Insyaallah Masyarakat Peduli Kerinci (MPK) akan mengadakan pertemuan dengan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh muda , tokoh milis kerinci ,HKK dalam scala kecil Jakarta dan Bandung dan Follow up nya akan kita wacanakan untuk mengadakan pertemuan di Kerinci waktu Idul Fitri nanti ,Insyaallah

salam
hsz
From: mairizal meirad
To: Kerinci-net

Sent: Thu, July 8, 2010 5:28:01 PM
Subject: [Kerinci-net] Tanggapan Akmal —> Pemprov Jambi Cuekin Kerinci
Wuah wuah huebat komentar Akmal,
Terima kasih sudah mengomentari baris per baris , materi per materi yang esensial.
Lanjutkan …!!
Harigato Akmal sang.
MM
— Pada Kam, 8/7/10, Akmal menulis:

Dari: Akmal
Judul: Re: Bls: [Kerinci-net] Pemprov Jambi Cuekin Kerinci
Kepada: Kerinci-net
Tanggal: Kamis, 8 Juli, 2010, 5:22 PM
2010/7/8 mairizal meirad

Ass wr wb dd Iwan,
Saya merasa perlu meralat kalimat dd Iwan yg saya beri marker kuning/stabilo antara lain bahwa Kerinci masuk Jambi karena merasa dianak tirikan oleh Sumbar. Sepengatahuan saya bukan begitu, masuknya Kerinci ke Prov Jambi pada saat Propinsi Sumatera Tengah yang terdiri dari 3 Keresidenan dipecah menjad 3 Prop yaitu Prop Sumbar, Prop Riau dan Prop Jambi. Untuk menjadi sebuah Prop. Keresidenan Jambi kurang 1 Kabupaten,

Dengan kata lain…. tanpa Kerinci maka Propinsi Jambi Tidak Akan Ada…..
Duh… sungguh besar jasa Kerinci akan lahirnya Prop. Jambi…
Tapi kok minin…..?? ??

dan atas lobby politik tokoh Jambi dg tokoh Kerinci saat itu, masuklah Kerinci menjadi salah satu Kabupaten ke Jambi.

Terbukti…. yang jago lobi itu tokoh politik Jambi… BUKAN tokoh politik Kerinci…. hmmmm pantasan aja…. :) :D

Pada masa Prop Sumatera Tengah Kab Kerinci bernama Kab Pesisir Selatan dan Kerinci dgn ibukotanya Sungai Penuh, jalan ke Padang cukup bagus,

Sejarah mencatat… Kita lebih baik semasa di Sumbar di banding saat sekarang… hehe

saya merasakan karena masih kanak2 bp dan ibu saya pernah kerja di Kantor Kecamatan Lengayang yg meliputi Surantih,Kambang, Balai Selasa dgn kedudukan di Kambang. Jadi masukkan Kerinci ke Jambi bukan karena merasa dianak tiri oleh Sumbar. Sumbar sangat dekat dan merasa saudara dgn Kerinci,

Kalau melihat silsilah… daun silsilah uhang kito memang lebih banyak rebah ke Minang Kabau…, sayangnya banyak juga orang kerinci yang menafikan hal ini… jangan2 kito lah keno kutuk ntino-ntino kito… hahaha (sori guyon….)
Salam
Akmal

banyak tokoh2 Kerinci diberi kesempatan untuk menduduki posisi strategis di Sumbar beberapa waktu lalu termasuk bp H. Taher Achmad, kd Prof DR Jakub Isman , dan lainnya. Maaf dd Iwan hal ini perlu saya luruskan …
Www
MM

From: Syamsul Bahri
Sender: Kerinci-net
Date: Thu, 8 Jul 2010 16:51:20 +0800 (SGT)
Subject: Bls: [Kerinci-net] Pemprov Jambi Cuekin Kerinci
Legenda Tiang Bungkuk akan terulang ????
Persumpahan Ninek Tiang bungkuk, menampakkan kebencian kepada Raja jambi adalah “bila ada batang pisang menghadap ke Jambi bakal menebangnya. Ayam berkokok menghadap ke Jambi bakal di bunuh
Harapan kita apa yang dikatakan oleh Ninek Tiang Bungkuk itu tidak terulang lagi di masa sekarang
Wassalam
Dari: “IWAN_Rauf@…….
Kepada: Kerinci-net@ yahoogroups. com
Terkirim: Kam, 8 Juli, 2010 01:25:30
Judul: Re: [Kerinci-net] Pemprov Jambi Cuekin Kerinci
Assalaamu’alaikuwrw b.

Apakah pisah dengan Jambi menjadi “jalan terbaik”, atau “pintu lobby” tidak ada lagi yang terbuka….. .???
Apakah ‘kito uhang Kincai’ cukup dengan ‘emosi’ kalau ada masalah dengan Prov. Jambi….

Dulu, dengar-dengar cerita ‘uhang tuo-tuo’ bahwa kita pisah dengan Sumbar – pun dengan alasan yang
‘hampir sama’ merasa “dianak-tirikan” di Sumbar…… akhir pisah “talak tigo” ….hehehehe. ………

Ada baik-nya pimpinan Kincai ( DPRD dan Pemda atau Pemuka Masyarakat, dll ) membicarakan langsung
ke Pemerintahan Prov. Jambi, bagaimana baiknya kedepan Kerinci. Kita orang Kerinci-lah yang harus gigih dan
berusaha sekuat-tenaga membicarakan hal ini, karena kita Kerinci yang punya dan perlu dengan kepentingan ini.

Saya rasa kita tidak cukup dengan “ngambek atau merajuk”…. ….ujung- ujungnya “emosi” yang ada….hehehe. . ;)

Salam,
IwanR

░DenilZ░ wrote:
Alaikum salam wr wb,

Dilihat dari judul berita terdahulu, memang kesannya ada yg tidak beres dengan hubungan antara Pemerintah Kab Kerinci dan Jambi sbg provinsi (induknya) dari dulu sampai skrg. Tekesan belum ada komunikasi yg baik …..entah antar personal/oknum aparat maupun secara kolektif. Kerinci kurang proaktif menghadapi masalah dan menyelesaikan masalahnya sendiri.

Jangankan untuk jalan provinsi yg menghubungkan antar kabupaten, sbg contoh jalan jalan di Kerinci maupun Sungai Penuh-pun, ndak banyak kemajuan. Tiap tahun infrastruktur ini selalu bermasalah.. ……., capek deh :-) .

Entah lah …..apa jadi nya Kerinci nantinya…. …
Mari simak lagi berita terbaru yg satu ini :

Salam,
Moderator

Kerinci Ancam Pisah dari Jambi
5 DPRD Sepakat Bentuk Provinsi Baru
Kamis, 8 Juli 2010 | 10:12 WIB

Ditulis dalam POLITIK & PEMERINTAH
« Lima Tahun Kerinci-net

Suka
Be the first to like this post.
Tanggapan

1.

Kerinci kaya akan SDM yang berkualitas dan mampu menunjukkan prestasinya. . Pisah dari Sumbar dan gabung dengan Jambi malah tidak maju berarti seolah hanya pakai speed 40 km/jam. Sementara daerah lain baik di dalam maupun luar Jambi pada ngebut injak gas sampai batas akhir. Akankah hanya cukup puas dengan kata-kata sekepal tanah surga di bumi? Mari putra-putri kerinci turut sumbangsih usaha dan pemikiran bagi tanah asalnya jadi.
Indra Surya bin Indah Rahman bin H. Rosnan

Diskusi tentang benda bersejarah di Kerinci-net

Penemuan benda bersejarah di Tanah Kerinci akan membuka sedikit tabir ttg keberadaan nenek moyang orang Kerinci, asal muasalnya dan alamnya.

Semoga penemuan ini ditindaklanjuti dengan hal-hal yg bermanfaat dan berkelanjutan.

— In Kerinci-net@yahoogroups.com, adi prayogi wrote:
>
> Assalamualaikum,
>
> kak Edo, tadi aku k perpus dan ketemu proceeding IAGI 1982 judulnyo “Terbentuknya Danau Kerinci Purba Kaitannya dengan Formasi Pengasih Di Sumatra’ oleh Ricardo Pardede. Sayang, untuk skripsi pak Wimpy (1977) ga ktemu, cuma ketemu judul dan daerah penelitian beliau di Sungai Liuk tentang gravity.
>
> dari paper tersebut,
> Luas danau kerinci purba 2-12.5 km dengan arah Tenggara-Baratlaut dan panjang 45 km (btul kato kak Edo, mungkin klo dikimak minin, kliatan bukit sebelah barat dan bukit sebelah timur basuo di Mukai Tinggi..itu ujung paling barat, sampai ke daerah Bukit Binteng). Danau yang ada sekarang sudah tentu bagian yang terdalam dari danau purba. Kedudukan tertinggi dari Formasi Pengasih (endapan danau yang menunjukkan kedalaman danau purba) dapat dijumpai di Desa Lubuk Paku dan Temiai yaitu 880mdpl.
>
> Urut-urutan pembentukan danau Kerinci purba
> 1. Pembentukan Terban (Graben)
> Graben miring kearah tenggara, bentuk memanjang tenggara barat laut.
> 2. Kegiatan Gunungapi
> Adanya kegiatan gunungapi komplek bukit Binteng, Bukit Sirih, Bukit resi, dan Bukit Ulumayang yang materialnya mengalir ke arah timur laut sebagai pembendung di bagian tenggara terban, sekitar Lubuk paku dan muara sungai Temiai.
> 3. Terbentuklah danau Kerinci Purba.
>
> Diakhir paper tersebut,adalah hal yang sangat perlu untuk diketahui
>
> – dataran lembah kerinci yang ditempati Danau Kerinci sekarang diapait oleh 2 JALUR SESAR AKTIF, yakni sesar sungai penuh dan sungai Labu.
> -Batang Merangin dengan dinding terjal, tinggi mencapai 150m, merupakan satu-satunya sungai yang mengalirkan danau Kerinci, mengalir pada jalur sesar aktif dan berdekatan dengan jalur kegiatan gunungapi G. Kunyit-G.Sumbing
>
> btw, lokasi pembangunan PLTA di sebelah mananya ya??sudahkah dikaji kondisi geologinya??endapan gunungapi adalah endapan yang mudah longsor apalagi ditambah sedikit ‘goyangan’ dan penggundulan hutan…
>
> Silahkan ditambahkan oleh senior2 geologist (kak Edo atau Bang Akmal),
>
> Insyaallah skripsi pak Wimpy segera menyusul.
>
> utk Kak edo:
> Kak, dulu aku ado peta seismotectonic sungai penuh (insyaallah masih ado). disitu ngebahas sebaran gempa dan kerusakan yang mungkin dihasilkannya)tapi sayang dalam bentuk hardcopy dan berukuran besar jadi agak susah untuk discan.
>
> Salam hangat,
>
> AdiPrayogi

From: Kerinci-net@yahoogroups.com On Behalf Of Edward, Syafron
Sent: Friday, April 18, 2008 9:11 AM
To: Kerinci-net@yahoogroups.com
Subject: Geologi Danau Kerinci (was:RE: Balasan: [Kerinci-net] Benda Sejarah)

Dulu saya pernah punya Paper mengenai Genesis Danau Kerinci dari
Proceeding IAGI, di paper tersebut diungkapkan data dan fakta akurat
mengenai Evolusi Danau Kerinci, nanti saya coba cari lagi papernya dan
Insya Allah diforward ke milist ini kalau sudah dapat.

Intinya, Danau Kerinci yang kita lihat sekarang adalah sisa dari Danau
Kerinci Purba yang dulu luasnya adalah seluas dataran Kerinci Sekarang.

Danau Kerinci Purba terbentuk karena adanya pergeseran Batuan (sesar)
yang merupakan segmen dari Sesar Sumatera. Dataran Kerinci terbentuk
bersamaan dengan Terbentuknya Sesar Sumatra yaitu pada kisaran Umur 10-5
Juta tahun yang lalu. Sesar Sumatra terdiri dari banyak segmen. Di
Segmen Muara Labuh-Kerinci, Sesar ini bergerak Turun sehingga terbentuk
cekungan yang dalam geologi dinamakan Pull-Apart Basin. Cekungan ini
lalu diisi oleh air yang membentuk Danau Kerinci Purba.

Luasnya danau Kerinci purba bisa dibuktikan dari Endapan Danau yang ada
di Daerah Siulak sampai Daerah Sanggaran Agung, kalau kita melintas dari
Sanggaran Agung kearah Jujun, maka kita akan lihat endapan danau
ditebing kiri jalan yang berwarna abu-abu kemerahan. Lalu dalamnya Danau
Kerinci Purba bisa diperkirakan dari tingginya Tanah Cogok yang ada di
Ujung Pasir, Koto Petai, Koto Iman, Sebukar, Semerah dan Bunga Tanjung.
Kalau kita jalan dari Sungai Penuh ke sanggaran agung, maka kita akan
lihat Tanah Cogok tersebut dikanan jalan didaerah Sebukar sampai Koto
Iman. Semua tanah tersebut adalah endapan Danau Kerinci Purba (hal ini
juga bisa dilihat di google earth), jadi bisa dibayangkan berapa
dalamnya Danau Kerinci Purba tersebut.

Danau Kerinci Purba jebol didaerah Sanggaran Agung karena adanya patahan
batuan baru didaerah tersebut yang memanjang sampai Merangin dan terus
ke Muara Imat..

Sebenarnya ceritanya masih panjang tapi Segitu aja dulu biar
penasaran..hehe

Nanti dilanjutkan kalau papernya sudah ketemu lagi…

Salam Geowisata
edo

— In Kerinci-net@yahoogroups.com, “Edward, Syafron” wrote:
>
> Wo Denil dan rekan kerinci-net.
>
> Kisah Geologi Kerinci itu sangatlah Dahsyat, dan kalau kita bisa
> mengemasnya dengan baik, hal tersebut bisa menjadi potensi yang sangat
> baik untuk Geowisata, seperti halnya banyak objek wisata di US dan UK,
> Wisatawan tidak hanya diajak menikmati keindahan alam tapi juga kisah
> geologi dengan segala proses yang membentuk keindahan tersebut.
>
> Ada rule of thumb didunia Geologi: Semakin Indah alam suatu wilayah,
> maka semakin Dinamis dan dahsyat proses Geologi yang telah dan sedang
> terjadi diwilayah tersebut.
>
> Positifnya untuk Kerinci adalah, keindahan alamnya yang mengagumkan,
> tapi negatifnya adalah potensi bencana Geologi yang sangat besar.
>
> Kembali kepotensi Geowisata, Wisatawan dari luar negeri dan juga saya
> yakin wisatawan domestik yang berpendidikan pastilah tidak hanya
> tertarik dengan keindahan alam tapi jauh dari itu adalah mereka ingin
> tahu apa sebenarnya cerita dibalik keindahan itu baik cerita budayanya
> maupun cerita Geologinya.
> Kalau kita berkunjung ke Grand Canyon, US atau Objek wisata geologi
> lainnya di US dan UK, kita selalu mendapati papan penerangan tentang
> kisah geologi yang menerangkan kejadian yang terjadi. meskipun selama
> ini yang saya amati, papan penerangan itu selalu dipenuhi oleh wisatawan
> asal US atau Eropa sementara wisatwan asal Asia, lebih tertarik untuk
> foto-foto sebagai kenang-kenangan pulang kampung.
>
> DI Tangkuban Perahu, Bandung juga sudah ada hal seperti ini, dan
> kelihatannya minat masyarakat untuk membacanya sangat tinggi, cara
> penyampaian informasi geologinya juga sudah disesuaikan dengan kandungan
> lokal yaitu dengan memasukkan kisah sangkuriang didalammnya sehingga
> cukup menarik bagi wisatwan domestik yang biasanya lebih tertarik kepada
> cerita-cerita yang berbau mistik daripada kisah nyata geologi.
>
> apapun bentuknya, saya kira hal ini merupakan potensi yang sangat baik
> untuk dikembangkan di Kerinci….
>
> saya secara pribadi siap mendukung secara aktif..
>
> salam
> edo
>
— In Kerinci-net@yahoogroups.com, Akmal wrote:
>
> Soal Barang purbakala, BUKAN urusannya Pemda je….
> Yang lebih berkompetan yaitu Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala
> Jambi……. saya gak tau balai ini masih satu atap dengan Balai
> Arkeologi di Palembang pa gak…
>
> Salam
> Akmal
>
> pragienanta falzi wrote:
> >
> > salut! dan trus smangat!
> >
> > mugo2 dgn adonyo tmuan dan tmuan dan trus tmuan barang sejarah,
> > kito jugo smakin tau mano rumah kito. krn kalo kito dak tau mano rumah
> > kito, mako kito idak tau pulo ndak balek kemano.
> >
> > ((samo2 seatap rumahnyo dgn nabi Adam, pilkada ndak bemusuh jugo,
> > apolah arti dunio bagi kamai yg idak berado, hehee))
> >
> > Om, Moenir!
> > tolong kayo kato ke masyarakat kincai,
> > kalo ado tmuan2 barang sejarah, langsung lapor ke badan arkeologi yg
> > lebih kompeten be.
> > sbab kalo lapor ke pemda kincai percuma, apolagi taun ini. pjabat agi
> > sibuk ngurus pilkada, memperjuangkan dinasti yg ado, biar idak orang
> > baru yg menang. sbab kalo orang baru yg mnang, mako kasus2 dinasti yg
> > minin bisa tekuak spanjong jalan, heheee.. pisS!!
> >
> >
> > */Musnardi Moenir non_lahar@…/* wrote:
> >
> > all
> >
> > Ditemukan lagi benda sejarah
> >
> > Salam
> >
> > Musnardi Moenir
> >
> >
> > Harian Jambi Ekspress
> > Petani Temukan Benda Bersejarah, Diduga Berasal dari Abad IX
> > Monday, 14 April 2008
> > *SUNGAIPENUH *– Petani di Kabupaten Kerinci kembali menemukan
> > benda bersejarah di dalam ladangnya. Penemuan benda bersejarah
> > yang diduga berasal dari abad IX Masehi itu merupakan rentetan
> > dari penemuan sebelumnya yakni Oktober 2007. Benda bersejarah itu
> > ditemukan di Renah Malayang Desa Lolo Gedang, Kecamatan Gunung
> > Raya. Benda-benada itu berupa tempayang, kendi, tembaga yang
> > ditemukan di ladang milik Afdal warga setempat.
> > Untuk bisa sampai di lokasi penemuan benda bersejarah itu memang
> > agak sulit. Lantaran harus berjalan kaki menyelesuri jalan kecil
> > sepanjang 2 KM dari jalan desa. Benda bersejarah itu persis berada
> > di dalam ladang milik Afdal yang ditanami kulit manis dan tanaman
> > cabe. Di lokasi penanaman cabe inilah ditemukan benda bersejarah itu.
> > Menurut keterangan Afdal, dirinya menemukan benda bersejarah ini
> > secara tidak sengaja pada Oktober 2007 lalu. Ketika itu dirinya
> > sedang menggali sumur untuk menampung air guna menyiram tanaman
> > cabe di ladang. Belum sempat dirinya menggali lebih dalam hanya
> > baru 100 CM penggalian, cangkulnya sempat menyentuh sebuah benda.
> > “Cangkul saya menyentuh sebuah benda. Lalu saya berhenti.
> > Kemudian saya amati ternyata benda itu berupa tempayan. Penggalian
> > terus saya lakukan ternyata ditemukan juga berupa kendi dan
> > tembaga,� terang Afdal, kepada koran ini Minggu (13/4) kemarin.
> > Tidak lama setelah penemuan benda itu, dirinya bersama masyarakat
> > setempat melaporkan ke Balai Arkeologi di Palembang. Kemudian tim
> > dari Arkeolagi Tri Marhaini dengan 3 orang anggota, pada Jumat
> > (4/4) lalu datang ke lokasi dan menemukan pula benda bersejarah ini.
> > Masih dari penuturan Afdal, petugas dari Arkeologi
> > setiba di lokasi kembali menggali sebanyak 10 lubang di sekitar
> > lokasi penemuan awal masing-masing lubang yang digali berukuran
> > 2×2 meter dengan kedalaman 150 cm. Untuk membantu penggalian,
> > mereka mempekerjakan 10 orang penduduk setempat. Dari 10 lubang
> > yang digali berhasil ditemukan berupa 8 unit tempayan dengan
> > berbagai ukuran. Dalam tempayan itu ada satu buah buli-buli dan 2
> > coin berhias bunga. Ada juga perunggu, tombak, kendi serta tulang
> > belulang manusia yang sudah hancur.
> > Ditemukannya benda bersejarah itu memang cukup beralasan apalagi
> > satu desa sekitarnya yakni di Desa Lolo Gedang, juga terdapat
> > bukti sejarah berupa Batu Gong yang berukuran panjang 2 meter
> > dengan diamater 50 cm berbentuk lonjong, bergambarkan gong dan
> > relief orang menari. “Biasanya dari titik Batu Gong ke arah
> > Selatan hingga 1,5 KM sudah bisa dipastikan ada benda-benda
> > bersejarah yang terkubur. Di Kerinci hanya ada dua buah Batu Gong.
> > Pertama di Lolo Gedang dan di Muak. Tempayan yang ditemukan ini
> > sama bentuknya dengan tempayan yang ditemukan di daerah Giri
> > Manuk, Jawa Barat, Lahat, Merangin, Sumbar, Taiwan dan Filipina,�
> > jelsa Afdal menirukan ucapan Tri Marhaini.
> > Dari pengakuan Afdal lagi, di ladang miliknya juga
> > pernah ditemukan emas batangan pada tahun 1999. Hanya saja emas
> > batangan yang ditemukan petani tersebut tiak diketahui berapa
> > beratnya. Pada kesempatan yang sama Kepada Desa Lolo Gedang Kamil
> > mengakui bahwa dirinya juga sudah melaporkan penemuan benda
> > bersejarah itu kepada Pemkab Kerinci melalui Dinas Pariwisata.
> > Hanya saja belum ada tanggapan dari Dinas Pariwisata Kerinci.
> > “Kita sudah laporkan ke Dinas Pariwisata namun belum ada
> > tanggapan. Kita hanya mengkhawaitirkan jika benda-benda
> > peninggalan abad IX ini yang terdapat di ladang milik masyarakat
> > jika tidak ada perlindungan dari pemerintah dikhawatirkan akan
> > hilang dan dicuri orang,� tandas Kades Kamil. *(wdo)*

source: http://kerinci1net.wordpress.com/2009/01/03/benda-bersejarah-diduga-berasal-dari-abad-ix/#comment-12

Let's think about this one

ALASAN BOS TIDAK MAU MENAIKAN GAJI

Suatu pagi seorang (P)egawai menghdp (A)tasannya (yg pelit, otoriter dan cerdas) utk menyampaikan segala uneg-unegnya dgn tujuan meminta kenaikan gaji. Atasannya kemudian tertawa, mempersilahkannya duduk dan berkata, 'Ha...ha...ha..., dengar kawan, anda itu bahkan belum bekerja utk perusahaan ini meskipun satu hari! Masa sekarang mau minta naik gaji?'

Tentu saja sang pegawai sangat terkejut mendengar hal itu namun atasannya segera meneruskan.

A(atasan): 'Coba katakan ada berapa hari dlm setahun?'
P(pegawai): '365 hari dan kadang-kadang 366 hari.'

A: 'Betul, sekarang ada berapa jam dlm sehari?'
P: '24 jam.'

A: 'Brp jam kamu bekerja dlm sehari?'
P: 'Dari jam 08 :00 s/d 16 :00 jadi 8 jam sehari.'

A: 'Jd, berapa bagian dari harimu yang kamu pakai bekerja?'
P: '(mulai ngitung dalam hati... 8 /24 jam = 1 /3) Sepertiga!'

A: 'Wah pinter kamu! Sekarang berapakah 1 /3 dari 366 hari?'
P: '(1 /3 366 = 122 hari) 122 hari!'

A: 'Apakah kamu bekerja pada hari Sabtu dan Minggu?'
P: 'Tidak, Pak!'

A: 'Brp jumlah hari Sabtu dan Minggu dlm setahun?'
P: '52 hari Sabtu ditambah 52 hari Minggu = 104 hari.'

A: 'Nah, kalau kamu kurangkan 104 hari dari 122 hari, berapa yang tinggal?'
P: '18 hari.'

A: 'Nah, saya sudah kasih kamu 12 hari cuti tiap thn. Sekarang kurangkan 12 hari dari 18 hari yg tersisa itu brp hari yg tinggal?'
P: '6 hari.'

A: 'Di hari Idul Fitri dan Idul Adha apakah kamu bekerja?'
P: 'Tidak, Pak!'

A: 'Jadi sekarang berapa hari yg tersisa?'
P: '4 hari.'

A: 'Di hari Natal dan Tahun Baru apakah kamu bekerja?'
P: 'Tidak, Pak!'

A: 'Jd sekarang berapa hari yg tersisa?'
P: '2 hari.'

A: 'Sekarang sisa tersebut kurangi dengan Libur Waisak, Imlek, Nyepi, 1 Muharram, Maulid Nabi, Isra' Mikraj, Wafat Yesus, Kenaikan Isa Almasih, Proklamasi, berapa hari yg tersisa?'
P: '??? Gak ada sisa, Pak.'

A: 'Jd sekarang anda mau menuntut apa?
P: ???????